Studi tiru merupakan salah satu kegiatan yang efektif untuk meningkatkan kualitas perpustakaan di sekolah. Kegita studi tiru dilakukan dengan mengunjungi perpustakaan sekolah lainnya, yang dianggap telah berhasengolah perpustakaan dengan baik. Studi tiru ini memiliki tujuan untuk mendapatkan wawasan dan pengetahuan yang sebelumnya tidak didapatkan sekolah.

Menindaklanjuti surat permohonan studi tiru Nomor 400.3.5.6./03/2026 dari Kelompok Kerja Perpustakaan Kecamatan Gondangrejo. Perpustakaan Edelweiss SD N Jetis menerima kunjungan studi tiru dari rombongan Kelompok Kerja Perpustakaan Kecamatan Gondangrejo pada Kamis, 09 April 2026 bertempat di Ruang pertemuan SD N Jetis. Rombongan dari Kelompok Kerja Perpustakaan Kecamatan Gondangrejo terdiri atas 35 orang, yang terdiri dari Pengawas Kecamatan Gondangrejo, Bendahara KKP, perwakilan K3S, dan pengelola perpustakaan yang bekerja juga sebagai guru di sekolahnya.

Kegiatan studi tiru di perpustakaan Edelweiss ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan perpustakaan di SD N Jetis. Mulai dari administrasi, pengoperasional digital, hingga program yang menarik di perpustakaan Edelweiss.

Kepala sekolah Ibu Sri Wahyuni, S.Pd., JAS, M.Pd. menyambut hangat rombongan dari Kelompok Kerja Perpustakaan Kecamatan Gondangrejo. Beliau memberikan upacan selamat datang di SD Negeri Jetis Bantul ini.

Dalam sambutannya, Kepala SD N Jeti, berharap kunjungan dapat memberikan banyak pelajaran yang diambil dan dapat menginspirasi kedua belah pihak untuk terus memperbaiki dan mengembangkan perpustakaan masing-masing. Selain itu Kepala Sekolah SD N Jetis juga berharap bahwa melalui kegiatan ini dapat terjalin silaturahmi yang tidak terputus.

Pada kesempatan ini Pengawas Korwil kecamatan Gondangrejo, memberikan sambutan hangat. Beliau menyampaikan bahwa program studi tiru ini merupakan program rencana yang akan dipantau hasilnya setelah kegiatan ini dilakukan. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa keadaan perpustakaan di Kecamatan Gondangrejo memang belum sepenuhny memiliki tenaga perpustakaan yang memadai. Karena operasional perpustakaan hanya ditunggu oleh guru yang tidak memiliki jam pelajaran saja.

Setelah saling memperkenalkan dan sambutan ramah tamah. Kegiatan ini dilanjutkan dengan pemaparan materi dan video profile dari perpustakaan edelweiss, setelahnya dilanjutkan dengan tanya jawab dan Sharing season. Kegiatan di dalam ruangan telah selesai, untuk itu kegiatan selanjutnya merupakan tour mengelilingi sekolah dan meninjau langsung keadaaan perpustakaan. Pada saat melakukan tour para peserta dari Kelompok Kerja Perpustakaan Kecamatan Gondangrejo memiliki antusias dan respon yang baik terhadap perpustakaan Edelweiss.

Diakhir kegiatan dilakukan foto bersama dengan seluruh peserta, Perpustakaan Edelweiss berharap agar studi tiru semacam ini dapat terjali kembali, dengan saling mendukung dan memaparkan keunggulan dari masing-masing perpustakaan agar dapat saling memperbaiki perpustakaan masing-masing.

(14/4/2026_Aziza)

Categories:

Tags:

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *